Aku ganteng, keren, pinter, jago main basket, anak band pula.. aah tapi  kenapa aku item gini? Mana hidung mancungnya kedalem.

Aku cantik, seksi, kulit putih terawat, wajah mulus bikin lalet kepleset.. aah tapi kenapa perutku rada jemblung gini? Mana alis jarang-jarang pula.

Harus diakui bahwa penampilan adalah modal utama sebagai pendongkrak rasa percaya diri. Dan ketika rasa percaya diri itu muncul, disadari atau ngga, maka aura terbaik akan keluar. Aura itu akan mendorong badan untuk berjalan lebih tegap, mata menatap lebih tajam lalu seolah dunia sudah digenggam.

love yourself


Tapi ngga tau kenapa, rasanya untuk merasa nyaman pada diri sendiri adalah hal yang susah. Ada aja hal-hal kecil yang mengganggu. Hidung kurang mancunglah, mata sipitlah, jidat bisa buat parkir becaklah dan lain lainlah. Rasanya semua kurang memuaskan. Untuk beberapa orang, mereka ngga peduli. Untuk beberapa orang lagi, mereka peduli. Tapi untuk beberapa orang sisanya, mereka sangat peduli.

Lalu untuk mereka yang sangat peduli, mereka ngga segan untuk menghamburkan beberapa rupiah untuk merubah hal-hal mengganggu tadi menjadi sempurna. Bisa ditebak, sekedar perawatan sana-sini atau operasi plastik menjadi pilihan.

Alis tipis, oke sulam alis. Bibir ngga seksi, oke suntik silikon dikit. Tete’ kurang gede, oke suntik silikon agak banyak. Apalagi ya? Ehm..jidat jinong banget. Trus apalagi ya? Ehm.. Hidung kurang  mancung. Trus? Ehm.. Pinggul kebanyakan lemak.

Nah pertanyaanya, mau sampai kapan berhenti?

Manusia cenderung berprasangka bahwa semua orang menilai dirinya sendiri; jelek, gendut, item,pendek dan seolah ngga ada sesuatu dari dirinya yang menarik.

Oke kamu jelek, tapi hei.. kamu orang super baik di dunia ini. Oke kamu gendut, tapi hei.. kamu lucu dan menyenangkan. Oke kamu item,tapi  hei.. itu eksotis kawan. If you walk it with pride, people would think of it as fashion.

Kita percaya, Tuhan itu Maha Besar. Tuhan menciptakan segala sesuatunya dengan tepat. Memberi sesuai kebutuhan, walau kadang banyak pertanyaan “Ini buat apa?”. Lalu kenapa ngga berkaca mulai sekarang? Melihat wajah alami pemberian-Nya. Yeah.. you look so awesome, right?

Oke sekarang balik lagi  dari merasa nyaman dengan diri sendiri. Jadi sebenernya bukan masalah cantik atau cakep, tapi lebih ke menerima diri apa adanya. Ngga ada salahnya mempercantik diri dengan pergi ke salon dan melakukan beberapa perawatan. Mungkin itu salah satu cara merawat pemberian Tuhan. Karena wajah, badan dan apapun pemberian-Nya serupa piala. Dijaga, dirawat dan ngga akan membiarkannya berdebu tanpa perlu merubah warna dan bentuk piala itu.

I’m cool, I’m great, I’m superstar and I’m gonna let the world knows about it.

About d0th

shut up and move on.

4 responses »

  1. Fansi says:

    What a super motivation! Kali ini postingannya gueh banget. Namanya juga perempuan yah. Biar gimana2 juga penampilan tetep diutamain. Kekurangan pasti ada, nah gimana cara memaksimalkan kekurangan itu aja sih. Tapi yg jadi masalah kadang suka minder, nah itu tuh yg mesti diberesin. Tapi abis baca tulisan ini jadinya si minder mulai melipir sih🙂 lagian there’s more than meets the eye, kan, ada terlalu banyak potensi internal yg menuntut dieksplor daripada melulu komplen soal kekurangan fisik. Walopun fisik adalah kesan pertama yg sangat menggoda (it’s true!), tetep aja “cowok biasa2 aja yg lucu itu lebih keren daripada cowok ganteng yg ga lucu.”


    d0th jawab:
    Iyes kamu bener! Seharusnya daripada mikirin penampilan fisik semata, toh kenapa ngga nunjukin potensi diri yang lainnya? Padahal kalau dicerna lebih lanjut, sebagian orang ngerasa minder duluan sebelum mereka ngluarin kemampuan terbaiknya. Terlalu membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang yang lain, ya kalau ngebandinginnya untuk kemajuan diri, tapi kalau ujung-ujungnya jadi minder itu yang bahaya. Halah apa sih? Aku sok teu aah.. hihihi..

  2. sarah utami says:

    Everyday is so wonderful
    Then suddenly
    It’s hard to breathe
    Now and then I get insecure
    From all the pain
    I’m so ashamed

    I am beautiful
    No matter what they say
    Words can’t bring me down
    I am beautiful
    In every single way
    Yes words can’t bring me down
    Oh no
    So don’t you bring me down today

    kata Neng Christina ( ^_^)

    d0th jawab:
    Oke tahan neng, abang mo nyiapin gendang ama suling dulu. Yihaa..

  3. duniaely says:

    sepakat, jadi diri sendiri juga memberi rasa nyaman ya.


    doth jawab:
    Iyes bener banget. Paling nyaman memang jadi diri sendiri.

  4. bunbun says:

    Bener banget nihh.. Kalo nurutin yang kurang terus gak akan ada habisnyaa..
    Penting banget menghargai dan mensyukuri apa yang sudah Tuhan ciptakan di diri kita yaa :))


    doth jawab:
    Iya betul sekali itu. Tuhan menciptakan segala sesuatunya itu udah direncanain. kaya contohnya: Kenapa lobang idung ngadep kebawah, kok ngga ngedep atas aja supaya makin sejuk coy? Nah kalau lobangnya ngadep atas, pasti kebanjiran kalau ujan. Ya gitu deh. Merdeka!

Ga ada cendol, komen pun jadi. Monggo..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s