Masih inget dengan Ponari si Dukun cilik? Ituloh anak kecil yang beberapa tahun lalu sempat menghebohkan dunia antah berantah setelah menemukan Batu Petir. Jadi ceritanya Batu Petir itu ditengarai bisa mengobati pelbagai macam penyakit setelah dicemplungin ke dalam air. Terus air bekas batu itu diminum dan walaaa…(katanya) segala macam penyakit hilang. Standing applause *plok plok plok*

Eh tapi kemana gerangan ponari sekarang? Kenapa tidak ada kabar? SMS ngga pernah, telpon ngga pernah, BBM ngga pernah, YM-an apalagi. Apa dia sudah sekolah supaya pinter dan jadi dokter (beneran)? Aah daripada pusing tak tentu arah sehingga menyebabkan penasaran, ini dia (kemungkinan) kegiatan Ponari sekarang. Cekidot:

Belajar Demo
Kita hidup di negara demokrasi, aspirasi rakyat adalah hal mutlak yang harus didengar oleh pemerintah. Nah (mungkin) Ponari juga punya aspirasi untuk kelak saat dia tumbuh dewasa. Sebelum mengepakkan sayap ke kancah internasional, pemerintah harus memberi ruang khusus, sekali lagi ruang khusus kepada Ponari untuk berjaya dinegeri sendiri. Misalnya melegalkan praktek Batu Petir. Apakah Pemerintah akan memberi begitu saja? Tentu tidak. Karena itu Ponari kecil mulai belajar demo agar saat dewasa kelak dia sudah mengerti caranya berdemo dengan benar untuk menyampaikan aspirasi.

Jangan ditiru demo yang seperti ini.

Belajar Sepakbola
Sepakbola sudah menjadi bagian hidup suatu bangsa. Mengharumkan bangsa dikancah internasional adalah kebanggaan setiap insan. Dengan jadwal yang tidak terlalu padat karena sepinya pasien, kini setiap sore Ponari rajin belajar bermain bola. Mengasah skill untuk menjadi Garuda Muda yang siap go international dan membawa nama bangsa ke level yang lebih tinggi.

Ponari Yo Astaman, bibit muda Garuda.

Menjual Minuman Di Stadion
Masih asing dengan isotonik Ponari Sweat? Wajar kalau masih asing dengan isotonik tersebut, maklum belum go Internasional. Karena itulah Ponari belajar untuk memasarkan isotoniknya dengan giat. Dengan sales marketing yang jumlahnya terbatas, Ponari terpaksa turun tangan menjual produknya ke stadion. Kenapa stadion? Karena tim kesayangan Ponari acap kali bertanding dengan tim-tim Internasional, sehingga menarik minat suporter asing untuk datang ke stadion dan Ponari pun menawarkan isotonik buatannya kepada mereka, sehingga secara tidak langsung Ponari Sweat mulai go international. Good Job Po.

Tampak aksi Ponari saat menawarkan isotonik kepada suporter asing.

Les Vokal
Lagu lagu K-Pop sekarang lagi nge-hits dan digandrungi. Begitu juga dengan Ponari. Lagu lagu dari boyband macem SM*SH selalu nangkring di playlist handphone-nya. Ngga heran Ponari giat les vokal untuk mengasah kemampuannya menyanyi, terutama K-Pop. Karena pada saat praktek dukunnya ngga laris lagi; Ponari berencana membentuk boyband bersama teman semasa kecilnya dulu, yaitu: Leeteuk, Heechul, Han Geng, Yesung, Kang-In, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum dan Kyuhyun.

Boyband paling super "Suponari Junior" atau biasa disingkat Suju.

About d0th

shut up and move on.

2 responses »

  1. bunz says:

    Hhahahahaaa…yaahh syukurlah at least Ponari tidak belajar untuk jadi anggota dewan lengkap dengan sifat dan pembawaan mereka yang mengatasnamakan rakyat kecil tapi kenyataannya justru kebalikan.. Hidup Ponari.. Ponari Sweatmu harus Go International!

    • d0th says:

      Oia, seharusnya Ponari juga belajar jadi anggota dewan. Jadi suasana gedung DPR bakal lebih ceria dengan kehadiran Ponari. Yeei..!!

Ga ada cendol, komen pun jadi. Monggo..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s