Buat para ABG 90’an mungkin merasa kaget waktu Whitney Houston dikabarkan meninggal. Kematiannya yang tiba-tiba ditambah polisi yang menutup rapat hasil penyelidikan, membuat banyak spekulasi tentang kematian sang Diva. Yah tapi apapun penyebab kematian sang diva, seburuk apapun sebab kematiannya, saya percaya diantara kita pasti mengenal dengan baik lagu “I Will Always Love You”.


Era 90’an, lagu ini menjadi lagu sejuta umat. Ya, karena pada era itu semua anak muda menyanyi dengan baik lagu tersebut, apalagi radio juga berperan untuk mencuci otak dengan memutar lagu “I Will Always Love You” berulang ulang. Sejarah “I Will Always Love You” sendiri sebenarnya adalah cover lagu dari Bibi Dolly Parton. Dan setelah di recycle, lagu tersebut bertahan selama 14 minggu menjadi number one on Billboard hot 100 singles chart, dan juga di tangga lagu di seluruh dunia. Woow!

Jadi, apa yang membuat “I Will Always Love You” begitu membahana? Mari cekidot liriknya:

Bittersweet memories,
That is all I’m taking with me.
So, goodbye. Please don’t cry.
We both know I’m not what you, You need,
And I will always love you…

Holly Jamma Lamma, sungguh ironis dan bikin garuk garuk kepala. Lagu yang penuh lirik depresi ternyata sangat digandrungi. Apa semua orang menderita karena sakit hati? Jadi begitu lagu ini diputer di radio, semua jejeritan kalau ini “Lagu Gue Banget”.

Beranjak ke era yang lebih modern, rupanya mindset tentang ke-galauan belum juga berubah. Dan pencetus era kegalauan kali ini, mari beri sambutan meriah kepada pemenang 6 Grammy tahun ini..Adele!  Ya, Adele tiba-tiba saja muncul dengan “Someone Like You”, sontak semua orang menjadi dilema dan galau.

Coba simak baik-baik lirik “Someone Like You”:

Nevermind, I’ll find someone like you.
I wish nothing but the best for you too.
Don’t forget me, I beg, I remembered you said,
“Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead”

Lirik menyayat ditambah suara penyanyi yang sungguh menggetarkan, membuat semua pendengarnya ingin garuk-garuk aspal dan berat untuk move on karena ternyata ngga bisa menumukan someone like you. Sedap! Coba waktu konser Adele ada penjual silet atau gunting, mungkin bakal terjadi bunuh diri massal karena magis dari lagunya yang menusuk-nusuk hati.

Sebenarnya kalau diperhatikan, syair kedua lagu tersebut sangat simple, hanya sebuah ungkapan hati terdalam, menggunakan kalimat sehari-hari, seperti layaknya seseorang yang sedang curhat dengan sahabat, tapi disampaikan dengan penghayatan diatas 100 persen, titik!

Tapi, kedua lagu diatas sebenarnya tidak sebanding dengan lagu nadir di Indonesia. Coba perhatikan lirik dibawah ini:

Bang toyib
Bang toyib
Kenapa tak pulang pulang
anakmu anakmu
panggil panggil namamu
Bang toyib
Bang toyib

tiga kali puasa
tiga kali lebaran
abang tak pulang pulang
sepucuk surat tak datang
sadar-sadarlah abang inget anak istrimu
cepat cepatlah pulang semua rindukanmu

Bercerita tentang seorang suami yang telah 3 tahun ngga pulang ke pelukan istri dan menelantarkan anaknya.  Sungguh lagu yang begitu syahdu dan mengharu biru. Aaah sayangnya label musik internasional ngga ngerti gimana dalamnya lagu ini. Seandainya lagu ini ngehits dimancanegara, Grammy Awards adalah milik komposer Indonesia. Dan seluruh dunia akan berteriak “Gila, ini lagu gue banget!”

About d0th

shut up and move on.

6 responses »

  1. Fansi says:

    Cinta memang menginspirasi karena biasanya cinta menjadi sesuatu yang sedih. Unrequited love, misalnya. Someone said, the only true love is the unrequited love (tapi aku gak percaya.) Banyaknya rasa perih yang ditimbulkan cinta inilah yang bikin dunia ini dipenuhi lagu-lagu galau… yah, sudah selalu begitu, sebetulnya.

    Btw itu potongan lirik lagunya WH gak pas tuh. ;p

    • d0th says:

      Seperti juga lagu bang Thoyib yang sangat menginspirasi, kisah cinta yang akhirnya mengambang. Hix.. potongan lagu WH diambil yang liriknya dalem aja sih. Yang bikin pengen garuk garuk aspal. yaudah sih gitu aja. Salam anti-galau!

  2. bunz says:

    Lagu galau, status galau emang lagi booming banget yak sekarang ini..
    Tapi ternyata karena blog ini jadi tau segala sesuatu yang membikin hati galau itu yang laku.. hihihihi…

    Lagu Bang Toyib juga tidak kalah galau! Bayangin aja udah 3 kali puasa 3 kali lebaran Bang Toyib ga pulang2, gimana ga merana tuh istrinya. Mungkin klo ditranslate inggris bakalan booming di Billboard chart!

    Tapi klo saya pribadi sihh..ketimbang galau berkepanjangan, mending makan bakpau setelah turun ujan *makin ga nyambung…efek pulang larut malam :p

    • d0th says:

      Ahahaha..segala yang galau emang laku dijual. Besok-besok posting blog galau aaah. Supaya pembacanya semakin mendapat ke-galauan yang menggebu. Cihuuui! Enw, thx ya sudah mampir baca. Jangan galau pokoknya. Merdeka!

  3. lukey says:

    sebenernya kalo mau dicari, lagu galau dari jaman baheula itu udah ada. cuma kan dulu belom ada istilah galau. dari dulu sampe sekarang lagu2 galau kan laris manis, makanya tetep banyak pencipta lagu yang bikin lagu2 galau…..hidup galau!🙂

    • d0th says:

      Ada istilah galau kan gara-gara twitter, jadi banyak the drama queen/king di timeline. Ditambah lagu-lagu yang menyayat makin populer, udah deh makin laris istilah galau. Thx udah mampir😀

Ga ada cendol, komen pun jadi. Monggo..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s