Oke jadi ceritanya kali ini saya sedang bersin eh browsing dan dapet artikel seru. “QUESTIONS SOME OF US DARE NOT TO ASK” judulnya, menggelitik. Dan saya pun tertarik untuk membaca. Sungguh tulisan (yang menurut saya) KEREN! Tulisan ini di tulis oleh Imam Darto, salah satu kontributor majalah di Jakarta. Aaah daripada terlalu banyak omong, cekidot aja..

Pernahkah diri anda, di sebuah waktu luang melayangkan pikiran anda dan berfantasi, membayangkan seperti apa ya rasanya begini? Seperti apa ya rasanya begitu? “Begini” dan “begitu” maksudnya adalah mengalami hal-hal yang (menurut standar anda) gila, insane, outrageous, gokil, gak mungkin, impossible! Terlalu gila, sampai yang anda berani lakukan hanyalah sebatas membayangkannya! Karena anda tipe orang yang lurus lurus saja, konvensional, tidak pernah ambil resiko. Kalaupun terpaksa harus ada resiko, anda adalah tipe orang yang harus mengkalkulasi berbagai macam kemungkinan dan skenario sebelum akhirnya mengambil keputusan. Beuh, ribet.
Beruntungnya saya, saya mempunyai koleksi teman-teman yang memang “unik” (kalaupun tidak gila). Dari pengalaman-pengalaman hebat mereka saya bisa tahu apa sih rasanya begini, apa sih rasanya begitu tanpa harus benar-benar mengalaminya. (walaupun memang dari poin-poin di bawah, ada yang diambil dari pengalaman pribadi) Dan kalaupun suatu hari saya berada di titik dimana saya terpaksa (atau sengaja) harus mengalaminya, saya tahu apa yang akan saya hadapi.

Berikut beberapa jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang selalu mengusik rasa penasaran anda, tapi tentu saja tak berani untuk tahu jawabannya.

Gimana sih rasanya selingkuh?
Seru. Banget. Geli-geli di perut, adrenalin rush ketika sedang kucing-kucingan dengan sang pacar, tak ada bandingannya. Tapi harus siap terima resiko lho, karma’s a bitch. Yes sir, karma will find you, especially for this one. And when karma finds you, she’s gonna be one hell of a bitch!

Gimana sih rasanya selingkuh sama suami orang?
Lebih seru, tapi juga lebih cenderung ke rugi. Rugi perasaan, rugi hati. Cepat atau lambat, anda pasti akan tahu bahwa dia tidak akan meninggalkan istrinya demi anda, berbeda konteks selingkuh dengan pacar orang, masih ada harapan anda akan merebut dia dari pacarnya. There’s no happy ending for this one.

Gimana sih rasanya pacaran dengan ibu beranak 1 (atau lebih)?
Menyenangkan sekali! Ketika pergi tidak harus minta ijin ke orang tuanya, telinga anda juga tidak akan terganggu dengan istilah seperti “Demi apapun” atau “Ih sumpah ya”, dan jelas ada rasa kebanggaan tersendiri. Anda akan merasa seperti Ashton Kutcher dengan Demi Moore’nya (Sebelum Ashton berselingkuh, tentu saja). Tapi siap-siap saja tengah-tengah menonton bioskop misalnya, dia akan minta pulang karena anaknya rewel.

Gimana sih rasanya berciuman dengan seseorang yang pantas memanggilmu om atau tante?
Kalau anda bisa menghilangkan rasa bersalah atau sugesti bahwa anda pedofil ya tak ada masalah. Toh suatu hari mereka akan tumbuh dewasa juga, dan bibir dimana-mana rasanya sama. Hugh Hefner melakukan itu dengan pacar-pacarnya, padahal mereka sudah pantas memanggil dia kakek, kenapa anda tidak?

Gimana sih rasanya bisa ‘tidur’ dengan seorang public figure atau artis?

Oke lah. Jelas ada kebanggaan yang lebih, tp overall ‘rasanya’ biasa saja. Masalahnya, standar anda sudah naik ke level yang tinggi, berikutnya harus dengan siapa lagi? Kalau pada akhirnya anda akan kawin dengan pegawai negeri misalnya, itu namanya downgrade abis-abisan. Analoginya seperti kendaraan, ketika sudah merasakan naik Bentley, begitu disuruh naik Metromini, pasti bete kan? Drop shay. Asli.

Gimana sih rasanya pergi menggila di satu malam dan melakukan apa yg dilakukan Bradley Cooper dkk di film Hang Over?

Pertama, hedonisme itu mahal. Alkohol itu mahal, drugs apalagi. Jadi anda pasti akan kaget dengan banyaknya duit yg harus dikeluarkan. Walaupun mungkin ketika mengeluarkannya pun anda sedang dalam keadaan tidak sadar, sadarnya baru akhir bulan ketika menerima tagihan kartu kredit yang penuh dengan bill botol. Kedua, mungkin anda akan banyak menyesal di pagi hari, tapi setidaknya anda punya cerita yang tidak akan habis-habis diceritakan ulang tiap kali berkumpul dengan sahabat-sahabat anda.

Gimana sih rasanya kawin muda?
Asalkan anda sudah mencoba ‘semuanya’ sebelum kawin, anda akan baik-baik saja. Daripada baru mau coba-coba setelah kawin? Ibarat balap lari, anda dapat start awal beberapa tahun dibandingkan teman-teman anda. Tapi ingat! Coba semuanya sebelum kawin. Kalau anda mau coba-coba setelah kawin, berarti siap-siap merasakan poin 1 sampai 4 di atas.

Gimana sih rasanya mencium sesama jenis?
Kalau anda perempuan dan heterosexual, seru sekali! Bisa menjadi gimmick yg seru di sebuah party untuk menggoda teman-teman pria anda. Kalau anda pria dan heterosexual, HELL NO! (Sebentar, saya tidak habis pikir, 2 perempuan berciuman adalah seksi di mata pria, tapi kok tidak berlaku sebaliknya ya? hmm…) Kalau anda bukan keduanya, yah anda pasti menikmatinya lah, hellooo?

Gimana sih rasanya tinggal bareng dengan pacar?
Awalnya mungkin menyenangkan, anda mulai belanja-belanja keperluan berdua, mulai memilih warna seprei, mulai membeli furniture kecil, seperti layaknya suami istri. But here’s the thing, anda BUKAN suami istri. Jadi ketika konflik terjadi (dan konflik PASTI akan terjadi), tidak ada yg menghalangi anda untuk berpisah.

Gimana rasanya ganti kelamin?
Ganti kelamin tidak seperti pindah agama, kalau di tengah jalan tidak sesuai dengan panggilan hati bisa pindah lagi ke agama sebelumnya atau sekalian yg baru. Pindah kelamin adalah pilihan hidup. It’s the point of no return, chose wisely young padawan!

So there you go! Artikel ini diperuntukkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah lama terngiang-ngiang di kepala anda. Sudah terjawab? Masih mau mencoba? Orang bilang untuk tahu digigit anjing itu sakit, anda tidak harus benar-benar digigit anjing. Kalau saya, saya akan bilang ke orang itu “Hey, setidaknya saya sudah pernah digigit anjing… memang sakit, tapi luka itu jadi pengalaman hidup saya. Tidak seperti kamu, badan bersih dari luka, tapi cuma punya cerita.”

So, I say… Why don’t we live a little? Take those chances shall we?

Check out my non sense on twitter @imamdarto

 

About d0th

shut up and move on.

4 responses »

  1. Fansi says:

    Imam Darto ini bukannya penyiar radio ya? Hardrock Jakarta kalo gak salah? Orangnya ganteng, suaranya renyah2 menggetarkan. Bener gak? *sotoy*

    Btw, tumben nge-reblog tulisan orang. Biar variatif gitu ya, om?

    Btw lagi, ‘kawin muda’ itu relatif banget loh. Menurutku kawin muda tuh umur2 15, 16, sampe 21-an. Di atas itu ya udah wajar. Dan, dengan kawin muda bukan berarti gak bisa bertualang ato nyoba hal2 baru. Kalo masih mo selingkuh ato belom mantep sama pasangan yg sekarang ya ga usah kawin dulu.

    • d0th says:

      Iya re-blog, tulisannya keren. Supaya bisa baca sewaktu-waktu juga.

      Ehhm..maksudnya disini mungkin gini, kalau saat muda udah menikah. Ngga bisa “berpetualang” ke dunia yang kata orang “surga”. karena udah ada ikatan (Tanda kutip maksudnya bukan petualangan yang biasa-biasa aja, Sip!!). Tapi perlu di garis bawahi disini, mungkin cuma sebagian kecil aja yang hobi “berpetualang”. Saya belum nikah, tapi ngga pernah “berpetualang” dan ngga mau nyoba.

      Nah kalau masalah kawin muda mulai umur sekian sampai umur sekian mah beda persepsi aja. Ga masalah mau kawin muda atau tua, yang penting mah kawin. Oke sekian.

      Salam Olahraga!

  2. bunz says:

    Hohohohohoo… all those experiences have no happy ending yaa.. :))
    Jadi judulnya klo ga mau digigit anjing, bacalah artikel ini hihihihiii..
    Semua pertanyaan menggelitik… tergantung dari kitanya berani mencoba atau ngga, bener bro? diantara sekian pertanyaan..paling mau nyoba yang nomor 5 hahaha.. =D

    • d0th says:

      Iya bener banget, tergantung darimana sudut pandangnya sih. Tapi sekali lagi ini adalah eksperimen untuk orang yang bener2 “gila”. jadi sebaiknya jangan mencoba kalau masih “waras”.

      Tapi seandainya jadi “gila”, rasanya aku pengen mencoba menggila di satu malam trus melakukan apa yg dilakukan Bradley Cooper dkk di film Hang Over. Yeaaaah..!!!

      Btw, thanx ya udah mampir. Salam olahraga. Adioos..

Ga ada cendol, komen pun jadi. Monggo..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s